Rancang Bangun Sistem Informasi Rekomendasi Kos Terdekat bagi Mahasiswa Berbasis Web Menggunakan Metode Haversine
Diajukan melalui cutover mandiri dan disetujui pembimbing.
- Mahasiswa
- RIDWAN NUR KHAMID
- Prodi
- Teknik Informatika
Diajukan melalui cutover mandiri dan disetujui pembimbing.
Penggunaan energi listrik dalam rumah tangga yang tidak diperhatikan dengan baik dapat menyebabkan konsumsi listrik menjadi tinggi dan kurang efisien. Pemantauan listrik secara umum hanya menunjukkan jumlah energi yang digunakan, sehingga pengguna belum dapat mengetahui pola penggunaan listrik dari waktu ke waktu. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Prototype Smart Energy Meter berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau konsumsi energi listrik secara real-time dan menganalisis pola konsumsi menggunakan metode clustering. Sistem menggunakan ESP32 yang terhubung dengan sensor arus dan tegangan untuk memperoleh data arus, tegangan, dan daya listrik. Data tersebut digunakan untuk menghitung konsumsi energi dalam satuan kWh, kemudian dikirim melalui jaringan WiFi ke database untuk disimpan dan diolah. Selanjutnya, data dikelompokkan menggunakan metode K-Means Clustering menjadi tiga kategori, yaitu hemat, normal, dan boros. Hasil pengolahan ditampilkan melalui dashboard berbasis web dalam bentuk grafik dan informasi pola penggunaan energi. Sistem ini membantu pengguna memahami penggunaan listrik secara lebih terarah.
Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat usability aplikasi marketplace berdasarkan pengalaman pengguna di Papua Selatan menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Perkembangan marketplace memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi secara daring, tetapi kondisi geografis, akses internet, serta karakteristik pengguna di Papua Selatan dapat memengaruhi pengalaman dalam menggunakan aplikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner SUS yang terdiri dari 10 pernyataan menggunakan skala Likert. Responden merupakan pengguna marketplace yang berdomisili di Papua Selatan dan memiliki pengalaman menggunakan aplikasi marketplace. Data yang diperoleh dihitung berdasarkan metode SUS untuk menghasilkan skor usability dalam rentang 0โ100. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan tingkat kemudahan, kenyamanan, dan penerimaan pengguna terhadap aplikasi marketplace. Temuan penelitian dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengembang dalam meningkatkan kualitas antarmuka dan pengalaman pengguna serta menjadi referensi akademis untuk penelitian usability aplikasi marketplace di wilayah Papua Selatan.
Distribusi minyak tanah bersubsidi sering kali menghadapi kendala serius, seperti antrean panjang, penumpukan warga, serta potensi penyaluran yang kurang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem antrean digital berbasis barcode atau QR code pada layanan pengisian bahan bakar minyak tanah guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keteraturan pelayanan. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan sistem, perancangan perangkat lunak berbasis web dan seluler, serta pengujian fungsionalitas menggunakan pendekatan Black-Box Testing. Setiap konsumen terdaftar akan mendapatkan QR code unik yang terintegrasi dengan kuota harian atau bulanan mereka. Saat melakukan pengisian, petugas cukup memindai kode tersebut untuk memverifikasi data dan mencatat transaksi secara otomatis. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini mampu memangkas waktu tunggu secara signifikan, meminimalisir kecurangan data penerima, serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat maupun petugas pangkalan minyak tanah.
Diimpor cutover go-live. Bukti: JURUSAN/cutover/202355201033/.
Diimpor cutover go-live. Bukti: JURUSAN/cutover/202255201078/.
Diimpor cutover go-live. Bukti: JURUSAN/cutover/202255201093/.
Diimpor cutover go-live. Bukti: JURUSAN/cutover/202255201057/.
Diimpor cutover go-live. Bukti: JURUSAN/cutover/202155201009/.